


Menyadari akan perkembangan didunia pendidikan yang fantastis maka para guru SMPK St. Yusuf malkaukan studi banding sekolah lain. Sekolah yahg dipilih adalah SMPK Kanisius Raden Patah Semarang, SMP Karang Turi Semarang dan SMPK Negeri 01 Malang. Sengaja kita pilih beberapa sekolah yang berbeda latar belakangnya agar dapat mengambil banyak manfaanya. Di SMPK Kanisius Raden Patah para guru memperlajari bagaimana proses pembelajaran dengan menggunakan PPR Paradigma Pedagogi Reflektif. Pendekatan proses belaja seperti ditekankan pada proses refleksi. Para siswa di ajak untuk selalu berefleksi tentang pengetahuan dan pengalaman mereka secara kelompok dan pribadi. Memang dari pengamgatan bahwa proses itu berlangsung lancar. Para siswa antusias karena mereka diajak untuk melihat kenyataan lalu membangun suatu niat
Di SMP Karang Turi para guru belajar bagaiamana mengembangkan sekolah dengan melibatkan berbagai pihak secara maksimal. Hal ini dapat dilakukan karena sistem manajeman yang bagus. Misalnya untuk pengembangan sekolah bukan pekerjaan Kepala SEkolah tetapi ada bagian tertentu dari Yayasan yang memikirkan, merencanakan dan melaksanakannya dengan melibat piha-pihak terkait sesuai dengan potensi yang ada. Di SMPN 01 Malang para guru menyaksikan sebuah sekolah negeri yang tertata rapih. Sekolah ini adalah sebuah sekolah berbasis stantar internasional. Berkat ketekunan dan kerja keras para gurunya sekolah ini menyandang sekolah standar international sejak 2006 setelah mengalami beberapa proses sebelumnya.






